2 warga Kupang ditangkap saat bermain Judi Bola Guling

Petugas Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT)  belum lama ini menangkap dua warga Kota Kupang setelah kedapatan sedang bermain judi bola guling di arena biliar.

Kedua pelaku tersebut adalah Efron Albersob Banobe, 35 tahun, dan Marthen Wadu Mata, 36 tahun, demikian keterangan Kasubdit III Jatanras, Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT Kompol Alexander Aplunggi.

Judi Bola

Keduanya ditangkap disaat sedang main judi bola guling pada arena pertandingan biliar di Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, kata Alexander, Kamis (23/5/2019), 

“Peristiwa tersebut bermula saat anggota kami mendapat informasi seputar perjudian dari masyarakat.” Ungkap ALexander.

Setelah anggota menerima laporan, anggota segera pergi ke lokasi yang dimaksud dan menangkap dua orang yang memang sedang bermain judi bola guling ini. Seorang adalah pedagang dan seorang lainnya adalah konjak (pembantu bandar).” katanya.

Saat ditangkap, Alexander mengatakan para pemain lainnya kabur. Akhirnya pihaknya hanya menangkap dua pelaku saja yaitu Elfron dan Marthen. 

Oleh petugas, kedua pelaku tersebut langsung dibawa ke Mabes Polda NTT untuk diperiksa secara intensif.

BAca juga: Fasilitas Rafting Ubud

Bersama kedua pelaku, polisi juga berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti. Barang bukti itu antara lain berupa bola karet kecil, kain pembersih, meja, papan skor, botol bedak, tas, penyanggah, dan uang Rp 513.000.

Masih menurut Alexander saat diperiksa kedua pelaku ini mengaku bahwa mereka melakukan ini untuk pertama kalinya.

Namun, petugas akan terus mengembangkan kasus ini.

Alexander pun mengimbau kepada semua warga Kota Kupang, baik masyarakat maupun aparat, untuk menghindari perjudian dan segala bentuk perbuatan  yang melanggar hukum. 

Artikel ini juga bisa Anda baca di Kompas.com.