Keuntungan dan Fungsi Geotextile

Bagi kalian yang berprofesi di bidang teknik sipil, pasti kalian sangat tidak asing dengan geotextile. Bahan geotextile adalah salah satu produk geosintetik yang terbuat dari bahan dasar polimer, terutama polyester atau polypropphilene. Ada 4 fungsi utama dari fungsi geotextile, yaitu sebagai filter, separator, perkuatan, dan proteksi. 

Biasanya dalam proses produksi geotextile, produsen menyematkan teknologi anti-ultraviolet. Tujuan dari adanya teknologi ini adalah agar materials geotextile ini tahan terhadap paparan sinar ultraviolet secara langsung dan terus menerus. 

Keunggulan lain dari geotextile ini adalah bahwa hampir semua produk geotextile yang digunakan di Indonesia telah memenuhi standard uji coba laboratorium ASTM (American Standard Testing and Material International).

Tak heran jika material geotextile ini teruji awet dan tahan lama, serta tidak gampang rusak atau sobek. Dan yang paling menakjubkan adalah bahwa material geotextile ini tahan terhadap micro-organisme (jamur dan bakteri), dan juga tahan terhadap reaksi bahan kimia. 

Jenis Produk Geotextile

Secara umum, geotextile terbagi menjadi dua jenis, yaitu geotextile woven dan geotextile non-woven. Geotextile woven adalah suatu material yang berupa lembaran serat sintetis PP alias Polypropylene Polymer atau PET. Sesuai dengan namanya, geotextile ini pembuatannya dengan cara teknik tenun. Adapun kelebihan dari geotextile woven ini bila dibandingkan dengan geotextile non-woven adalah ada pada kekuatan tariknya alias tensile strength yang jauh lebih baik, sehingga sangat efektif dan efisien untuk menjaga kestabilan lapisan tanah dasar yang memiliki tekstur yang lunak. 

Geotextile non woven hanya berupa lembaran bahan textile tanpa anyaman. Struktur benang pada lembaran textile ini terlihat tidak beraturan. Penyatuan antar benang yaitu dengan teknik interlocking dan bonding melalui proses kimiawi, mekanik, termal, dan solvent. Kasarannya, geotextile non-woven ini tampak seperti lembaran karpet berbahan kain. Bahan dasar pembuatan geotextile non-woven ini adalah Polimer Polyester atau Polupropylene. 

Keuntungan Penggunaan Geotextile

Tentu saja ada banyak keuntungannya. Salah satunya adalah geotextile ini mampu mencegah terjadinya kontaminasi pada sub-base dan agregat base di lapisan tanah yang lunak. Keuntungan berikutnya yaitu dapat membantu penghematan biaya dan kebutuhan terkait dengan agregat base. Ada juga keuntungan lainnya, seperti mengurangi ketebalan galian jenis stripping sehingga pekerjaan bisa menjadi lebih ringan. 

Keuntungan lainnya dari penggunaan lapisan geotextile adalah dapat memperkuat lapisan tanah timbunan. Dan keuntungan yang terakhir adalah mencegah atau bahkan menurunkan deformasi dan penurunan yang biasanya menyebabkan lapisan tanah timbunan menjadi rata. 

Baca juga: 5 Kunci Sukses Untuk Membuka Jasa Setup Bengkel Terbesar

Pertimbangan Ketika akan Membeli Geotextile

Dalam memilih produk geotextile, ada beberapa hal yang wajib kalian perhatikan plus pertimbangkan. Salah satunya adalah jenis geotextile yang akan di pakai. Pastikan jenis geotextile sesuai dengan kebutuhan. Kemudian hal penting berikutnya adalah sifat regangan dan hubungan pada produk geotextile yang telah dipilih. Ini sangat penting agar penurunan dan deformasi yang kemungkinan terjadi pada lapisan perkuatan kecil. 

Pertimbangan lainnya adalah pada sifat pembebanan. Logikanya begini, beban timbunan yang besar pastinya memerlukan lapisan perkuatan ber-tensile strength yang besar juga. Nah, dari sini kita harus tepat memilih jenis geotextile yang memiliki tensile strength yang besar. 

Jangan lupa pertimbangkan kondisi lingkungan sekitar dan juga kondisi-kondisi alami lainnya seperti air laut, cuaca, asam dan basa, dan juga jenis mikroorganisme yang kemungkinan ada di tempat konstruksi. Pertimbangan yang terakhir adalah jenis bahan timbunnya yang siap digunakan. Ada cukup banyak pilihan bahan timbun yang umum digunakan di hampir semua jenis proyek konstruksi.

Namun ada 2 bahan timbunan yang paling sering di pakai, yaitu pecahan batu dan pasir atau tanah pilihan. Penggunaan bahan-bahan timbunan ini pun akan disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis proyek konstruksi yang akan dikerjakan. 

Manfaat Geotextile

Dari informasi ini, rupanya geotextile mempunyai banyak manfaat, terutama untuk berbagai jenis proyek konstruksi yang dibangun di atas tanah yang labil, lunak, dan mudah terkontaminasi oleh bahan-bahan lain, seperti kontruksi jalan. Hal ini sesuai dengan fungsi-fungsi utama geotextile yang tak lain adalah sebagai bahan pengganti (substitute), stabilizer, separator, dan filter alias penyaring.

Masing-masing fungsi di atas peranannya sangat besar bagi suatu proyek konstruksi. Sebagai penyaring alias filter, misalnya, geotextile memiliki sifat tembus air atau permeable. Setelah pemasangan geotextile, lapisan geotextile ini sangat efektif untuk menyaring berbagai material yang ikut mengalir bersama air. Nah, karena fungsi inilah geotextile kerap berguna sebagai material wajib untuk proyek-proyek drainase bawah tanah alias subdrain

Tinggalkan komentar